Sharing Knowledge Tentang Big Data, Sri Redjeki: “Demi Terwujudnya Smart City”

Rabu, 26 Juni 2019

Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bantul senantiasa berusaha untuk mengembangkan daerah Bantul menjadi semakin baik dari hari ke hari. Menyadari akan perkembangan teknologi seperti saat ini, Bappeda Bantul mengadakan kegiatan workshop sebagai upaya menyebarluaskan pengetahuan terkait teknologi informasi untuk mendukung realisasi dari konsep smart city yang juga sedang diupayakan secara nasional.

Workshop yang bertemakan “Inisiasi Penyatuan Database Pelayanan Publik” ini dilaksanakan pada Selasa (25/6) dan dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengelola data terkait layanan publik. Secara garis besar, kegiatan tersebut membahas tentang peran teknologi big data untuk mencapai knowledge discovery yang pada akhirnya dapat digunakan untuk mengoptimalkan kebijakan publik. Topik pembahasan pada workshop ini difokuskan menjadi dua hal. Pertama, membahas tentang implementasi meta data dan big data dalam peningkatan pelayanan publik secara daring (online). Pada sesi pertama workshop, materi disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bantul.

Kemudian, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi kedua oleh Sri Redjeki, S. Si., M. Kom. yang membahas tentang urgensi optimalisasi big data bagi peningkatan kualitas pelayanan publik. Sesi kedua menekankan kepada OPD, sebagai sumber data awal, mengenai pentingnya data publik untuk dapat dikelola dengan baik dan diolah dengan big data agar menghasilkan kebijakan-kebijakan yang mendukung pencapaian smart city. Dalam kesempatan ini, Kiki (sapaan dari Sri Redjeki), menyertakan beberapa contoh penelitian yang pernah dilakukan terkait teknologi big data, salah satunya yaitu penelitian terhadap Twitter untuk mengidentifikasi sentimen pengguna terhadap tempat wisata di Yogyakarta. Selain itu, disampaikan pula kiat-kiat mengeksplorasi data untuk dimanfaatkan sebaik-baiknya agar dapat menghasilkan kebijakan-kebijakan.

Melihat upaya perwujudan smart city di berbagai daerah, tentu diharapkan kontribusi dari banyak ahli IT yang menguasai teknologi-teknologi yang diperlukan, termasuk big data. Masih menolak untuk mempelajari big data?

Berita Lainnya

Showing 1-3 of 448 items.
'Simpel Dawis', Karya ...
'Simpel Dawis', Karya Mahasiswa STMIK Akakom Kelola Wisata Kali Opak Berbasis IT. Kamis, 11 Juli 2019

Desa Tamanmartani terletak di Kecamatan Kalasan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia dimana sepanjang wilayah desa Tamanmartani mengalir sungai Opak dan ... Selengkapnya

Menguji Kekompakan di ...
Menguji Kekompakan di Outbound STMIK Akakom Yogyakarta Minggu, 07 Juli 2019

Secara umum, tujuan outbound sebagai terapi untuk peserta dalam meningkatkan kemampuan kerjasama dalam tim, kepercayaan diri, ketekunan dan leadership. Outbound ... Selengkapnya

Kunjungan Industri Mahasiswa ...
Kunjungan Industri Mahasiswa STMIK Akakom Rabu, 03 Juli 2019

Kamis, 27 Juni 2019 mahasiswa STMIK Akakom melakukan kunjungan industri ke Semarang, guna melakukan observasi di PT. Telkomsel Semarang, menambah wawasan serta ... Selengkapnya