TIM PKM STMIK AKAKOM Membina Warga Karanggayam Bantul Menuju Desa Peduli Lingkungan

Selasa, 11 Desember 2018

Sampah  rumah  tangga  memiliki  andil  yang besar  dalam pencemaran  lingkungan  jika  tidak  dikelola  dengan  baik.  Berbagai  upaya  telah dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat untuk melakukan pengelolaan sampah. Dusun Karanggayam merupakan salah satu dusun di Desa Bantul yang warganya mempunyai kesadaran akan sampah masih terbilang minim, terutama di wilayah RT 07 yang menjadi mitra pada Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini. Masih banyak sampah berserakan di lokasi ini sehingga lingkungan kelihatan kumuh dan kotor. Selain itu warga juga belum memiliki tempat untuk pembuangan sampah yang layak. Sampah – sampah dibiarkan menumpuk di lokasi – lokasi tertentu. Belum ada pemilihan sampah organik maupun anorganik. Semua sampah dikumpulkan menjadi satu selanjutnya dilakukan proses pembakaran yang tentu saja akan mencemari lingkungan. Bank  Sampah  merupakan  salah  satu alternatif  mengajak  warga  untuk  peduli  dengan  sampah  dan  permasalahannya. Untuk itu sebagai pengabdi Cuk Subiyantoro, S.Kom., M.Kom. dan Sri Redjeki, S.Si., M.Kom. merangkul Bank Sampah Gemah Ripah sebagai mitra kedua pada program ini. Sampah anorganik yang dihasilkan dari rumah tangga akan disetor ke Bank Sampah ini. Meskipun Bank Sampah Gemah ripah sudah berjalan baik, namun demikian masih banyak memiliki kendala, diantaranya sampah yang di diterima dari masyarakat masih dirasa kurang, sampah anorganik belum dimanfaatkan secara maksimal, mengalami kesulitan dalam memasarkan hasil olahan sampah organik, dan belum mempunyai alat untuk mengepress sampah, sehingga sampah yang terkumpul membutuhkan ruang yang besar. Kegiatan ini didanai oleh Kemenristek DIKTI untuk pendanaan tahun 2018.

Program Kemitraan Masyarakat yang telah selesai dilaksanakan adalah 1) Setiap rumah warga mendapatkan 2 buah tempat sampah sehingga dapat memilah sampah organik dan an organik, 2) sosialisasi edukasi hidup bersih dan sehat. Sosialisasi ini diikuti oleh seluruh warga mulai dari anak – anak, remaja hingga orang tua. Yang menjadi pemateri dari acara ini adalah tim dari mitra 2 yaitu dari Bank Sampah Gemah Ripah. Dengan kegiatan ini warga mempunyai pengetahuan tentang hidup bersih dan sehat serta mempunyai pengetahuan tentang pemilihan sampah oganik dan an organik, 3) Pelatihan pengolahan sampah an organik yang bermanfaat bagi warga terutama ibu – ibu dan remaja putri mampu memanfaatkan sampah anorganik menjadi barang yang mempunyai keindahan dan nilai ekonomis, 4) Penyerahan mesin pres kepada mitra 2 sehingga tidak lagi terjadi penumpukan sampah di gudang karena sudah dilakukan pengepresan, 5) pelatihan menggunakan mesin pres sehingga kayawan mampu menggunakan mesin pres, 6) mitra 1 menjadi suplyer mitra 2, 7) pembuatan pupuk organik dan 8) pelatihan pemasaran online.

Kegiatan rutin yang berjalan sampai saat ini adalah warga masyarakat melakukan pengumpulan sampah an organik setiap hari Sabtu dengan petugas yang sudah terjadwal. Sampah yang terkumpul di tabung di Bank Sampah Gemah Ripah. Hasil yang diperoleh akan menjadi kas warga RT 07 Pedukuhan Karanggayam.

Berita Lainnya

Showing 1-3 of 461 items.
Pameran Karya Aplikasi ...
Pameran Karya Aplikasi dan Inovasi siswa Prakerin STMIK Akakom. Rabu, 02 Oktober 2019

kemarin (kamis, 26/09/19), STMIK Akakom kembali mengadakan Pameran Karya Aplikasi dan Inovasi yang berlangsung dari pukul 08.00 - 14.00 WIB. Pameran ini menampilkan ... Selengkapnya

"Aplikasi Augmented Reality Candi (Arca)", Solusi Bagi Wisatawan Yogyakarta. Senin, 16 September 2019

melihat adanya keprihatinan terhadap beberapa wisatawan yang kesulitan mengakses informasi sejarah karena terhambat oleh akses yang kurang memadai serta ... Selengkapnya

"Hiring Campus", Memudahkan Fresh Graduate STMIK Akakom dalam Mencari Lowongan Pekerjaan. Senin, 16 September 2019

Setiap tahunnya, STMIK Akakom Yogyakarta mengadakan agenda Hiring untuk para calon wisudawan. Agenda ini dibawahi oleh Akakom Carier Center (ACC) ... Selengkapnya