Mengupas “Graph Databases” dalam Seminar Bedah Buku

Berbicara tentang teknologi informasi dan komunikasi, data menjadi hal yang penting bahkan diperhatikan integritasnya karena melalui sejumlah data dapat dihasilkan informasi yang bermanfaat. Data tidak hanya terbatas pada profil pribadi, tetapi juga mencakup hal-hal yang dihasilkan dari suatu transaksi atau kegiatan. Data-data yang diperoleh dari setiap transaksi tersebut akan disimpan dalam suatu wadah penyimpanan yang dikenal dengan basis data.

Basis data yang sering didengar dan digunakan secara luas saat ini adalah basis data relasional. Pada basis data relasional, data disimpan dalam tabel secara terstruktur sebagai suatu record yang memiliki sejumlah field. Namun, basis data model relasional memiliki batasan yang menyebabkan tidak dapat menangani data-data dinamis, sebagai contoh data pengguna media sosial. Mengatasi keterbatasan tersebut, NoSQL dikembangkan untuk menangani penyimpanan data tidak terstruktur dan dinamis. Menyadari akan perkembangan teknologi dalam hal penyimpanan data, perpustakaan STMIK Akakom Yogyakarta mengadakan kegiatan untuk mengenalkan salah satu bentuk model basis data NoSQL, yaitu graph database.

Selasa (9/7), perpustakaan STMIK Akakom Yogyakarta mengadakan seminar bedah buku Graph Databases: New Opportunities for Connected Data yang dikarang oleh Emil Eifrem, Ian Robinson dan Jim Webber. Sejumlah mahasiswa dan dosen memadati ruang presentasi untuk mendengarkan pemaparan oleh Dr. Bambang Purnomosidi Dwi Putranto, S.Kom., S.E., MMSI. terkait isi buku dari bab pertama hingga terakhir. Pada bab pertama, disampaikan secara singkat mengenai teori graph serta istilah-istilah yang digunakan di dalamnya. Bab-bab selanjutnya membahas tentang graph database, mulai dari alasan untuk menggunakan graph database, pemodelan data, membangun graph database hingga membahas tentang penggunaan graph theory untuk memprediksi sesuatu.

Setelah membedah buku, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari peserta seminar ke narasumber. Antusiasme peserta dapat dilihat dari banyaknya pertanyaan yang disampaikan terkait materi dalam bedah buku ini. Selain itu, juga diadakan pembagian doorprize serta pemberian hadiah untuk pemenang kompetisi photo contest yang telah diselenggarakan beberapa hari sebelumnya.